Cara Backup Server Game dan Bot agar Bisa Dipulihkan
Backup belum terbukti sampai pernah dipulihkan. Pisahkan data yang tidak dapat dibuat ulang, seperti world, database, konfigurasi, upload, dan sesi, dari dependency yang bisa dipasang lagi melalui lockfile.

Langkah 1: Tentukan ruang lingkup backup
Daftar path world/save, konfigurasi, database, upload, dan file sesi yang diperlukan. Jangan menyalin cache, node_modules, atau secret ke arsip yang aksesnya lebih longgar. Hasil yang benar: Anda tahu file minimum untuk menghidupkan layanan di server kosong.
Langkah 2: Buat backup saat data konsisten
Hentikan proses atau gunakan mekanisme dump/snapshot yang didukung aplikasi sebelum menyalin data aktif. Beri nama backup dengan layanan dan waktu. Tunggu status selesai; ukuran file nol atau status failed tidak boleh dianggap cadangan.

Langkah 3: Pertahankan beberapa versi dan salinan terpisah
Simpan titik harian dan mingguan sesuai frekuensi perubahan. Jangan hanya menimpa satu arsip. Untuk data penting, unduh satu salinan ke lokasi lain dengan akses terbatas sehingga kegagalan server tidak menghapus backup yang sama.
Langkah 4: Uji restore ke lokasi sementara
Pulihkan backup ke server uji atau folder terpisah, start layanan, lalu cek world, database, dan konfigurasi. Catat urutan restore yang berhasil. Ulangi setelah perubahan besar pada software karena format data dapat ikut berubah.
Checklist akhir
- Path data penting sudah didokumentasikan.
- Backup dibuat pada kondisi data yang konsisten.
- Tersedia lebih dari satu versi dan satu salinan terpisah.
- Restore pernah diuji sampai layanan benar-benar start.
Jika langkah belum berhasil
Ubah satu hal setiap kali, lalu periksa hasilnya. Untuk masalah server atau aplikasi, mulai dari error pertama di console dan cocokkan versi software dengan dependency. Saat menghubungi dukungan, sertakan waktu kejadian dan potongan log tanpa token atau password.
Pilih layanan berdasarkan software, versi, dan kapasitas yang sudah kamu catat.