Cara Migrasi World Minecraft Tanpa Kehilangan Progress
Cara paling aman adalah menjalankan world lama di edisi, versi, dan software yang sama terlebih dahulu. Setelah world terbukti utuh di server baru, barulah upgrade versi atau mengganti software. Memindahkan world sekaligus mengubah banyak hal membuat penyebab kerusakan sulit dilacak.

Langkah 1: Hentikan server lama dan ambil backup lengkap
Minta semua pemain keluar, jalankan save bila software menyediakannya, lalu stop server sebelum menyalin file. Simpan folder world utama, Nether, End, server.properties, serta data plugin atau mod yang menyimpan progress. Unduh satu salinan backup ke lokasi terpisah dan jangan bekerja pada satu-satunya copy.
Langkah 2: Pastikan edisi, versi, dan struktur world cocok
Catat nilai level-name pada server.properties dan nama folder yang benar-benar dipakai. Java dan Bedrock tidak memakai format world yang sama; konversi lintas edisi memerlukan alat khusus dan tetap harus diuji. World dengan block atau item dari mod tidak boleh dibuka pada server tanpa mod terkait karena data tersebut dapat hilang.

Langkah 3: Upload tanpa membuat folder berlapis
Stop server tujuan, ubah nama world kosong yang dibuat otomatis, lalu upload arsip dan ekstrak di root server. Folder hasil harus langsung berisi level.dat serta region, bukan world/world/level.dat. Sesuaikan level-name dengan nama folder dan pastikan folder dimensi yang dipakai software lama ikut terbawa.
Langkah 4: Start sekali dan periksa data penting
Baca console sampai world selesai dimuat tanpa error konversi atau chunk. Masuk dengan akun pemain yang sudah pernah bermain, lalu cek spawn, inventory, lokasi terakhir, Nether, End, permission, dan data ekonomi bila memakai plugin. Restart satu kali; jika data tetap ada, buat backup baru sebelum mengubah versi atau loader.
Checklist akhir
- Backup lama tersedia di luar server tujuan.
- Edisi, versi, software, dan level-name sudah dicatat.
- Folder hasil ekstrak langsung berisi level.dat.
- Overworld, Nether, End, dan data pemain lolos uji setelah restart.
Panduan terkait
Jika langkah belum berhasil
Ubah satu hal setiap kali, lalu periksa hasilnya. Untuk masalah server atau aplikasi, mulai dari error pertama di console dan cocokkan versi software dengan dependency. Saat menghubungi dukungan, sertakan waktu kejadian dan potongan log tanpa token atau password.
Pilih layanan berdasarkan software, versi, dan kapasitas yang sudah kamu catat.